Dialoge
Wildan : hei catur, long time no see
Catur : ah, glad to see you again !
Wildan : how are you catur ?
Catur : i’m fine, thank you and you ?
Wildan : of course, i’m fiine and where do you live now ?
Catur :i live in krawang city and you ?
Wildan : i live in jakarta now
Catur :ok, i must hurry go to work right now
Willdan : ok, bye be careful catur
Catur : ok, thank you,you tooa
Kamis, 22 Maret 2012
Tugas Ketiga bahasa inggris
Direct (positive)
Hendra Said , “i go to school by motorcycle”
Indirect
Hendra said thathe went to school by motorcycle
Direct (introgative)
Hendra said , “ are you thirsty ?”
Indirect
Hendra asked me if/whether i was thirsty
Hendra Said , “i go to school by motorcycle”
Indirect
Hendra said thathe went to school by motorcycle
Direct (introgative)
Hendra said , “ are you thirsty ?”
Indirect
Hendra asked me if/whether i was thirsty
Sabtu, 10 Maret 2012
ANIME
ANIME
Frist of all to I begin start to tell about anime I mean to tell my name first and of course my name is Hendra Mursalim and in this story I want to tell you about many all of anime in this world. But I think I’m very love anime japan and I want to tell you many anime I love made in japan first is naruto, one piece doraemon,bleach,slamdunk.
I’m very fans with naruto because I love this story and in this story its explain about life ninja and I mean to tell you little story about naruto. First a character its Uzumaki Naruto he is ordinary boy and have great spirit to study ninjutsu in this konoha academy and i’m very fans with naruto because he is never give up to fight challange and fight with enemy-enemy and he is lovely boy and hero in academy konoha hiden leaf village and I mean to have character like that.
Creator a story of naruto its name is Masashi Kishi motto and I think Masashi kishi motto have a great imajination about explain true life in ninja and in this story Masashi kishi motto make this story interesting and fun because he make this story cool with his imajination and I think this story sucses to have many fans in this story and naruto lovers in this world.
Frist of all to I begin start to tell about anime I mean to tell my name first and of course my name is Hendra Mursalim and in this story I want to tell you about many all of anime in this world. But I think I’m very love anime japan and I want to tell you many anime I love made in japan first is naruto, one piece doraemon,bleach,slamdunk.
I’m very fans with naruto because I love this story and in this story its explain about life ninja and I mean to tell you little story about naruto. First a character its Uzumaki Naruto he is ordinary boy and have great spirit to study ninjutsu in this konoha academy and i’m very fans with naruto because he is never give up to fight challange and fight with enemy-enemy and he is lovely boy and hero in academy konoha hiden leaf village and I mean to have character like that.
Creator a story of naruto its name is Masashi Kishi motto and I think Masashi kishi motto have a great imajination about explain true life in ninja and in this story Masashi kishi motto make this story interesting and fun because he make this story cool with his imajination and I think this story sucses to have many fans in this story and naruto lovers in this world.
Kamis, 05 Januari 2012
Tugas Ilmu Budaya Dasar - Suku Sakai
Tugas Budaya Dasar
• Letak geografis
SUKU SAKAI adalah satu suku bangsa di Indonesia yang hidup di pedalaman Riau, Sumatera. Suku Sakai merupakan keturunan Minangkabau yang melakukan migrasi ke tepi Sungai Gasib, di hulu Sungai Rokan, pedalaman Riau pada abad ke-14. Seperti halnya Suku Ocu (penduduk asli Kabupaten Kampar), Orang Kuantan, dan Orang Indragiri, Suku Sakai merupakan kelompak masyarakat dari Pagaruyung yang bermigrasi ke daratan Riau berabad-abad lalu. Tidak ada data pasti mengenai jumlah orang Sakai. Data kependudukan yang dikeluarkan oleh Departemen Sosial RI menyatakan bahwa jumlah orang Sakai di Kabupaten Bengkalis sebanyak 4.995 jiwa.
• Budaya sehari-hari
Dari dulu suku sakai itu tidak terbiasa dengan perkembangan jaman sekarang yang ada di Indonesia karena suku sakai sangat meneguhkan prinsip nenek moyang nya yaitu jika ingin makan maka harus mencari sendiri dengan cara berburu dan kehidupan sehari-hari suku sakai ini ada juga dengan cara bercocok tanam dan berladang.Mereka ini terbiasa dengan iklim panas yang berada di Indonesia karena mereka itu bertubuh kekar dan berkulit hitam. Dan Nama Sakai pun konon berasal dari huruf awal kata Sungai, Kampung, Anak, dan Ikan. Intinya adalah mereka anak-anak negeri yang hidup di sekitar sungai dan mencari penghidupan dari hasil kekayaan yang ada di sungai berupa ikan. Salah satu ciri masyarakat Sakai yang juga melahirkan penilaian negative adalah agama mereka yang bersifat animistik. Meskipun banyak di antara orang Sakai yang telah memeluk Islam, namun mereka tetap mempraktekan agama nenek moyang mereka yang masih diselimuti unsur-unsur animism berupa kekuatan magis, dan tentang mahkuk halus. Inti dari agama nenek moyang masyarakat Sakai adalah kepercayaan terhadap keberadaan ‘antu‘, atau mahluk gaib yang ada di sekitar mereka. Masyarakat Sakai menganggap bahwa antu juga memiliki kehidupan layaknya manusia. Mereka bergerombol dan memiliki kawasan pemukiman. Pusat dari pemukiman antu ini menurut orang Sakai berada di tengah-tengah rimba belantara yang belum pernah dikunjungi manusia.
• Pelajaran yang akan diajarkan
di sini saya mengajarkan sedikit tentang Bahasa Indonesia,Agama dan Matematika.karena suku ini haruslah mengerti Bahasa Indonesia entah itu sedikit atau pun banyak dan mereka juga harus bias membaca menulis sesuai dengan perkembangan jaman ini.dan mereka pun harus bisa bersosialisasi untuk mengikuti perkembangan jaman dan Saya juga akan mengajarkan Sedikit tentang Agama
karena Sebagian Suku Sakai memiliki agama yang bersifat animistik dan itu memberikan penilaian negative menurut saya karena setiap manusia itu diciptakan oleh Tuhan Yang Maha Esa berserta isinya dan mereka pun harus percaya akan keberadaan Tuhan bukan Hantu dan mereka pun akan saya pandu untuk memilih kepercayaan mereka sesuai dengan keyakinan mereka masing-masing bagi mereka yang masih memiliki kepercayaan yang bersifat Animistik.dan untuk bekal juga bagi mereka saya akan mengajarkan Matematika karena ilmu menghitung ini akan kerap sekali dipakai di dunia ini sebagaimana untuk mengikuti perkembangan jaman
• Bagaimana cara saya mengajarkanya
untuk Bahasa Indonesia mungkin saya Pertama tama akan mengenalkan Huruf Alfhabet terlebih dahulu ke mereka untuk supaya bias baca dan untuk menulis nya mungkin saya akan melatih mereka dengan cara membikin huruf alfhabet ke sebuah kertas dengan mengajarkan sedikit demi sedikit mulai dari A-Z sehingga mereka sampai Hafal diluar kepala mereka
Untuk Agama disini saya akan mengajarkan kepada mereka mungkin dengan menceritakan sedikit pengetahuan tentang agama kepada mereka dan mungkin dari situlah mereka bias menentukan dan percaya akan Tuhan Yang Maha Esa.
Untuk Matematika mungkin saya akan mengajarkan tentang perkalian,pembagian serta tambahan dan pengurangan karena ilmu ini mungkin ilmu ini akan bermanfaat walapun sedikit supaya bisa menghitung.
• Jabarkan rencana kerja
Mungkin saya akan mengajarkan kepada anak-anak sekitar berumur 6-12 tahun dengan nyantai dan sabar supaya anak-anak di sana bisa mengikuti perkembangan jaman sesuai dengan era sekarang.smoga saja anak-anak disana bisabaca menulis serta menghitung dan percaya keberadaan Tuhan Yang Maha esa.
• Apa yang Ingin dicapai
Diri Sendiri
Mudah mudahan dengan saya ajarkan sedikit tentang Bahasa Indonesia mereka bisa menulis dan membaca dengan lancar dan untuk agama semoga saja mereka tidak percaya lagi akan agama yang animistik dan percaya akan keberadaan Tuhan Yang Maha Esa dan mereka juga bisa menghitung.
Masyarakat
Diharapkan, kedepan, Suku Sakai bisa mengikuti perkembangan jaman di Indonesia ini
• Letak geografis
SUKU SAKAI adalah satu suku bangsa di Indonesia yang hidup di pedalaman Riau, Sumatera. Suku Sakai merupakan keturunan Minangkabau yang melakukan migrasi ke tepi Sungai Gasib, di hulu Sungai Rokan, pedalaman Riau pada abad ke-14. Seperti halnya Suku Ocu (penduduk asli Kabupaten Kampar), Orang Kuantan, dan Orang Indragiri, Suku Sakai merupakan kelompak masyarakat dari Pagaruyung yang bermigrasi ke daratan Riau berabad-abad lalu. Tidak ada data pasti mengenai jumlah orang Sakai. Data kependudukan yang dikeluarkan oleh Departemen Sosial RI menyatakan bahwa jumlah orang Sakai di Kabupaten Bengkalis sebanyak 4.995 jiwa.
• Budaya sehari-hari
Dari dulu suku sakai itu tidak terbiasa dengan perkembangan jaman sekarang yang ada di Indonesia karena suku sakai sangat meneguhkan prinsip nenek moyang nya yaitu jika ingin makan maka harus mencari sendiri dengan cara berburu dan kehidupan sehari-hari suku sakai ini ada juga dengan cara bercocok tanam dan berladang.Mereka ini terbiasa dengan iklim panas yang berada di Indonesia karena mereka itu bertubuh kekar dan berkulit hitam. Dan Nama Sakai pun konon berasal dari huruf awal kata Sungai, Kampung, Anak, dan Ikan. Intinya adalah mereka anak-anak negeri yang hidup di sekitar sungai dan mencari penghidupan dari hasil kekayaan yang ada di sungai berupa ikan. Salah satu ciri masyarakat Sakai yang juga melahirkan penilaian negative adalah agama mereka yang bersifat animistik. Meskipun banyak di antara orang Sakai yang telah memeluk Islam, namun mereka tetap mempraktekan agama nenek moyang mereka yang masih diselimuti unsur-unsur animism berupa kekuatan magis, dan tentang mahkuk halus. Inti dari agama nenek moyang masyarakat Sakai adalah kepercayaan terhadap keberadaan ‘antu‘, atau mahluk gaib yang ada di sekitar mereka. Masyarakat Sakai menganggap bahwa antu juga memiliki kehidupan layaknya manusia. Mereka bergerombol dan memiliki kawasan pemukiman. Pusat dari pemukiman antu ini menurut orang Sakai berada di tengah-tengah rimba belantara yang belum pernah dikunjungi manusia.
• Pelajaran yang akan diajarkan
di sini saya mengajarkan sedikit tentang Bahasa Indonesia,Agama dan Matematika.karena suku ini haruslah mengerti Bahasa Indonesia entah itu sedikit atau pun banyak dan mereka juga harus bias membaca menulis sesuai dengan perkembangan jaman ini.dan mereka pun harus bisa bersosialisasi untuk mengikuti perkembangan jaman dan Saya juga akan mengajarkan Sedikit tentang Agama
karena Sebagian Suku Sakai memiliki agama yang bersifat animistik dan itu memberikan penilaian negative menurut saya karena setiap manusia itu diciptakan oleh Tuhan Yang Maha Esa berserta isinya dan mereka pun harus percaya akan keberadaan Tuhan bukan Hantu dan mereka pun akan saya pandu untuk memilih kepercayaan mereka sesuai dengan keyakinan mereka masing-masing bagi mereka yang masih memiliki kepercayaan yang bersifat Animistik.dan untuk bekal juga bagi mereka saya akan mengajarkan Matematika karena ilmu menghitung ini akan kerap sekali dipakai di dunia ini sebagaimana untuk mengikuti perkembangan jaman
• Bagaimana cara saya mengajarkanya
untuk Bahasa Indonesia mungkin saya Pertama tama akan mengenalkan Huruf Alfhabet terlebih dahulu ke mereka untuk supaya bias baca dan untuk menulis nya mungkin saya akan melatih mereka dengan cara membikin huruf alfhabet ke sebuah kertas dengan mengajarkan sedikit demi sedikit mulai dari A-Z sehingga mereka sampai Hafal diluar kepala mereka
Untuk Agama disini saya akan mengajarkan kepada mereka mungkin dengan menceritakan sedikit pengetahuan tentang agama kepada mereka dan mungkin dari situlah mereka bias menentukan dan percaya akan Tuhan Yang Maha Esa.
Untuk Matematika mungkin saya akan mengajarkan tentang perkalian,pembagian serta tambahan dan pengurangan karena ilmu ini mungkin ilmu ini akan bermanfaat walapun sedikit supaya bisa menghitung.
• Jabarkan rencana kerja
Mungkin saya akan mengajarkan kepada anak-anak sekitar berumur 6-12 tahun dengan nyantai dan sabar supaya anak-anak di sana bisa mengikuti perkembangan jaman sesuai dengan era sekarang.smoga saja anak-anak disana bisabaca menulis serta menghitung dan percaya keberadaan Tuhan Yang Maha esa.
• Apa yang Ingin dicapai
Diri Sendiri
Mudah mudahan dengan saya ajarkan sedikit tentang Bahasa Indonesia mereka bisa menulis dan membaca dengan lancar dan untuk agama semoga saja mereka tidak percaya lagi akan agama yang animistik dan percaya akan keberadaan Tuhan Yang Maha Esa dan mereka juga bisa menghitung.
Masyarakat
Diharapkan, kedepan, Suku Sakai bisa mengikuti perkembangan jaman di Indonesia ini
Rabu, 09 November 2011
TUGAS KEDUA ILMU BUDAYA DASAR
SEJARAH RAWON
RAWON dikenal masyarakat sebagai makanan khas dari khas Jawa Timur. Hanya saja, makanan serupa juga dikenal oleh masyarakat Jawa Tengah sebelah timur (Surakarta). Jika dilihat dari sejarahnya, rawon belum memiliki asal usul yang jelas. Banyak penjual yang tidak tahu bagaimana awal mula rawon. Namun, beberapa orang mencoba berspekulasi bahwa makanan ini adalah makanan raja-raja dahulu yang justru bermula dari makanan ini adalah makanan rakyat jelata. Sebab, makanan rakyat biasanya lebih mudah menjadi popular karena menjadi bagian dari banyak kalangan.
Namun, apapun nama yang tersanding, rawon tetaplah sejenis sup dengan kuah berwarna hitam. Rawon diisi dengan daging sapi berlemak dan urat kenyal. Ia biasa dipotong kecil-kecil ataupun disuwir-suwir. Untuk melengkapinya, bisa ditambahkan tauge pendek, sambal terasi, bawang goreng, dan kerupuk-baik kerupuk udang maupun kerupuk putih.
RESEP RAWON
Bahan :
1. 500 gr daging sapi, potong dadu
2. Kaldu sapi 2liter
3. Minyak 3 sdm
Bumbu Halus :
1. Bawang merah 8 siung
2. Bawang Putih 4 siung
3. Kemiri 6 butir sangrai dulu,
4. Keluek 5 buah, ambil isinya saja
5. Garam secukupnya
6. Gula secukupnya
7. Cabai Rawit 5 buah
8. Cabai Besar merah 3 buah
9. Ketumbar 1/4 sdt
Bumbu lainnya:
1. Lengkuas 1 ruas, memarkan
2. Daun Jeruk purut 3 buah
3 Serai 1 batang, memarkan
Pelengkap :
1. kecambah /tauge
2. Kecap manis
3. Kecap Asin
4. sambal cabai
5. Kerupuk udang.
Cara Membuat :
1 Tumis bumbu halus dengan minyak, tumis sampai harum,
2. Tambahkan bumbu lainnya,tumis sebentar dan tambahkan kaldu
3. Masukkan daging dan masak hingga empuk
4. setelah matang sajikan dengan pelengkapnya beserta nasi.
GAMBAR-GAMBAR SAYA SEBELUM MENIKMATI RAWON INI
ASAL KELUARGA SAYA
Saya berasal dari medan dan tujuan saya mencicipi rawon ini adalah untuk mengetahui rasa dari rawon. dan dulu saya bertanya-tanya setiap kali saya melihat di pinggir jalan atau restoran-restoran yang menjual menu RAWON tetapi karena saya menilai namanya saja rawon seperti tawon pasti menurut saya aneh dan maka dari situlah saya tidak tertarik dengan kuliner tersebut.Tetapi karena di mata kuliah saya ini terdapat bagian tugas kuliner dengan inilah saya ingin mengetahui rasa penasaran saya dengan mencicipi rawon tersebut
MENURUT PENDAPAT SAYA TENTANG RAWON
Rasa kuah nya agak manis Aromanya sangat khas karena dibubuhi bumbu khusus yang dinamakan keluak dan Karena bumbu inilah, sup hitam ini menjadi gurih dan sedap lalu jika ditambahkan toge rasanya sedikit aneh.saya kurang suka jika di pakai toge.Rawon lebih enak jika di makan selagi panas dan juga menurut saya jika terlalu pedas rawon ini akan kekurangan rasa khas nya..
Daftar pustaka :
http://centralrecipes.com/cara-membuat-rawon-dan-resep-rawon/
RAWON dikenal masyarakat sebagai makanan khas dari khas Jawa Timur. Hanya saja, makanan serupa juga dikenal oleh masyarakat Jawa Tengah sebelah timur (Surakarta). Jika dilihat dari sejarahnya, rawon belum memiliki asal usul yang jelas. Banyak penjual yang tidak tahu bagaimana awal mula rawon. Namun, beberapa orang mencoba berspekulasi bahwa makanan ini adalah makanan raja-raja dahulu yang justru bermula dari makanan ini adalah makanan rakyat jelata. Sebab, makanan rakyat biasanya lebih mudah menjadi popular karena menjadi bagian dari banyak kalangan.
Namun, apapun nama yang tersanding, rawon tetaplah sejenis sup dengan kuah berwarna hitam. Rawon diisi dengan daging sapi berlemak dan urat kenyal. Ia biasa dipotong kecil-kecil ataupun disuwir-suwir. Untuk melengkapinya, bisa ditambahkan tauge pendek, sambal terasi, bawang goreng, dan kerupuk-baik kerupuk udang maupun kerupuk putih.
RESEP RAWON
Bahan :
1. 500 gr daging sapi, potong dadu
2. Kaldu sapi 2liter
3. Minyak 3 sdm
Bumbu Halus :
1. Bawang merah 8 siung
2. Bawang Putih 4 siung
3. Kemiri 6 butir sangrai dulu,
4. Keluek 5 buah, ambil isinya saja
5. Garam secukupnya
6. Gula secukupnya
7. Cabai Rawit 5 buah
8. Cabai Besar merah 3 buah
9. Ketumbar 1/4 sdt
Bumbu lainnya:
1. Lengkuas 1 ruas, memarkan
2. Daun Jeruk purut 3 buah
3 Serai 1 batang, memarkan
Pelengkap :
1. kecambah /tauge
2. Kecap manis
3. Kecap Asin
4. sambal cabai
5. Kerupuk udang.
Cara Membuat :
1 Tumis bumbu halus dengan minyak, tumis sampai harum,
2. Tambahkan bumbu lainnya,tumis sebentar dan tambahkan kaldu
3. Masukkan daging dan masak hingga empuk
4. setelah matang sajikan dengan pelengkapnya beserta nasi.
GAMBAR-GAMBAR SAYA SEBELUM MENIKMATI RAWON INI
ASAL KELUARGA SAYA
Saya berasal dari medan dan tujuan saya mencicipi rawon ini adalah untuk mengetahui rasa dari rawon. dan dulu saya bertanya-tanya setiap kali saya melihat di pinggir jalan atau restoran-restoran yang menjual menu RAWON tetapi karena saya menilai namanya saja rawon seperti tawon pasti menurut saya aneh dan maka dari situlah saya tidak tertarik dengan kuliner tersebut.Tetapi karena di mata kuliah saya ini terdapat bagian tugas kuliner dengan inilah saya ingin mengetahui rasa penasaran saya dengan mencicipi rawon tersebut
MENURUT PENDAPAT SAYA TENTANG RAWON
Rasa kuah nya agak manis Aromanya sangat khas karena dibubuhi bumbu khusus yang dinamakan keluak dan Karena bumbu inilah, sup hitam ini menjadi gurih dan sedap lalu jika ditambahkan toge rasanya sedikit aneh.saya kurang suka jika di pakai toge.Rawon lebih enak jika di makan selagi panas dan juga menurut saya jika terlalu pedas rawon ini akan kekurangan rasa khas nya..
Daftar pustaka :
http://centralrecipes.com/cara-membuat-rawon-dan-resep-rawon/
Tugas pertama Ilmu budaya dasar
A. Pendahuluan
Pertama-tama marilah kita panjatkan puji dan syukur kepada tuhan yang maha esa karena dengan rahmatnyalah saya selaku sebagai penulis di beri kesehatan sehingga saya dapat menyelesaikan tugas sofskill ini yang mencakup pelajaran ILMU BUDAYA DASAR tentang meneliti suku ras TIONGHUA dan di sini saya akan membahas sedikit tentang sejarah asal mula ras tionghua dan marga-marganya serta sifat-sifat rakyat tionghua dan hari-hari special bagi rakyat tionghua
B. ISI
1. SEJARAH TENTANG ASAL MULA RAS TIONGHUA
Marga Tionghoa merupakan marga yang digunakan orang Tionghoa. Marga (Hanzi hanyu pinyin: xingshi) biasanya berupa satu karakter Han (Hanzi) yang diletakkan di depan nama seseorang. Ada pula marga yang terdiri dari 2 atau bahkan 3 sampai 9 karakter – marga seperti ini disebut marga ganda (Hanzi, hanyu pinyin: fuxing). Marga Tionghoa juga diadopsi oleh suku-suku minoritas yang sekarang tergabung dalam entitas Tionghoa. Marga dalam suku-suku minoritas ini biasanya berupa penerjemahan pelafalan dari bahasa suku-suku minoritas tadi ke dalam Hanzi. Penggunaan marga di dalam kebudayaan Tionghoa telah mempunyai sejarah selama 5.000 tahun
Sejarah marga di dalam kebudayaan Tionghoa bermula dari 5.000 sampai 8.000 tahun yang lalu sewaktu masyarakat Tionghoa masih bersifat matrilineal. Pada masa itu, marga diwariskan dari garis ibu, itu yang menyebabkan marga-marga pertama dalam kebudayaan Tionghoa banyak yang mempunyai radikal perempuan
Dua karakter xing dan shi yang membentuk arti marga sebenarnya berbeda dalam penggunaanya. Seiring bertambah kompleksnya struktur sosial masyarakat Tionghoa, xing merujuk kepada marga dan shi merujuk kepada klan.
Bila xing muncul pada masa 8.000 tahun yang lalu, maka shi baru muncul pada masa pemerintahan Huangdi . Klan (shi) ini sedikit berbeda dengan marga (xing), bertambahnya jumlah penduduk yang mempunyai marga yang sama kemudian menjadikan beberapa keluarga yang sama marga menginginkan adanya pembedaan garis keturunan lagi. Dari sinilah muncul pembedaan klan dalam marga yang sama.
2. MACAM-MACAM MARGA DI DALAM RAS TIONGHUA
a. Gouw
b. Lim
c. Yuan
d. Cao
e. Lu
f. Zhang
g. Liu
3. SIFAT-SIFAT RAKYAT TIONGHUA
i. Rakyat tionghua tidak senang di puji selalu merendah karena terbawa dengan zaman leluhur nenek moyang dari pendahulu-pendahulu tersebut yang demikian memiliki sifat tersebut.
ii. Rakyat suku ras tionghua sangat suka sekali minum the sehingga saat musim panas tiba rakyat tionghua selalu mendirikan festival meracik teh karena bagi rakyat tionghua meminum the dapat menenangkan diri.
iii. Rakyat tionghua selalu berlatih yoga karena bagi dia berlatih yoga akan mengurangi beban pikiran dan menyelaraskan kehidupan, mengatur emosi dan memberikan ketenangan batin.
4. HARI-HARI SPESIAL BAGI RAKYAT TIONGHUA
HARI IMLEK
Bagi rakyat tionghua hari ini untuk memperingati pergantian tahun/tahun baru ini merupakan hari dimana setiap kerabat-kerabatnya atau kluarga besarnya memberikan amplop yang berwarna merah atau bias dipanggil dengan nama angpau.Itu pun kalau yang sudah berkeluarga karena jika kerabat ada yang belum menikah dan mengasih angpau akan berat jodoh mitosnya.
Dan dihari inipun rakyat tionghua harus membikin kue keranjang karena mitosnya kue keranjang akan memberikan hoki di tahun yang baru.
HARI KUE BULAN (moon cake)
Hari ini diperingati oleh rakyat tionghua sebagai penghormatan kepada dewa langit yang dimana pada saat bulan purnama terjadi dengan memberikan kue bulan ke altar Dewa Langit sebagai tanda penghormatan terhadap dewa langit.
PENUTUP
Dengan ini selesai sudah tugas saya tentang meneliti ras tionghua.smoga dgan adanya info tentang hal-hal ini smoga meberikan kesan keunikan tersendiri bagi pembaca terima kasih.
KESIMPULAN
Rakyat tionghua memiliki cirrikhas tersendiri terutama dalam bersifat, kebiasaan dan merayakan hari-hari spesialnya. dan masih banyak lagi cirri khas tersendiri yang di miliki ras tionghua dan juga masih banyak juga keunikan setiap ras yang ada di Indonesia termasuk ras tionghua.
Pertama-tama marilah kita panjatkan puji dan syukur kepada tuhan yang maha esa karena dengan rahmatnyalah saya selaku sebagai penulis di beri kesehatan sehingga saya dapat menyelesaikan tugas sofskill ini yang mencakup pelajaran ILMU BUDAYA DASAR tentang meneliti suku ras TIONGHUA dan di sini saya akan membahas sedikit tentang sejarah asal mula ras tionghua dan marga-marganya serta sifat-sifat rakyat tionghua dan hari-hari special bagi rakyat tionghua
B. ISI
1. SEJARAH TENTANG ASAL MULA RAS TIONGHUA
Marga Tionghoa merupakan marga yang digunakan orang Tionghoa. Marga (Hanzi hanyu pinyin: xingshi) biasanya berupa satu karakter Han (Hanzi) yang diletakkan di depan nama seseorang. Ada pula marga yang terdiri dari 2 atau bahkan 3 sampai 9 karakter – marga seperti ini disebut marga ganda (Hanzi, hanyu pinyin: fuxing). Marga Tionghoa juga diadopsi oleh suku-suku minoritas yang sekarang tergabung dalam entitas Tionghoa. Marga dalam suku-suku minoritas ini biasanya berupa penerjemahan pelafalan dari bahasa suku-suku minoritas tadi ke dalam Hanzi. Penggunaan marga di dalam kebudayaan Tionghoa telah mempunyai sejarah selama 5.000 tahun
Sejarah marga di dalam kebudayaan Tionghoa bermula dari 5.000 sampai 8.000 tahun yang lalu sewaktu masyarakat Tionghoa masih bersifat matrilineal. Pada masa itu, marga diwariskan dari garis ibu, itu yang menyebabkan marga-marga pertama dalam kebudayaan Tionghoa banyak yang mempunyai radikal perempuan
Dua karakter xing dan shi yang membentuk arti marga sebenarnya berbeda dalam penggunaanya. Seiring bertambah kompleksnya struktur sosial masyarakat Tionghoa, xing merujuk kepada marga dan shi merujuk kepada klan.
Bila xing muncul pada masa 8.000 tahun yang lalu, maka shi baru muncul pada masa pemerintahan Huangdi . Klan (shi) ini sedikit berbeda dengan marga (xing), bertambahnya jumlah penduduk yang mempunyai marga yang sama kemudian menjadikan beberapa keluarga yang sama marga menginginkan adanya pembedaan garis keturunan lagi. Dari sinilah muncul pembedaan klan dalam marga yang sama.
2. MACAM-MACAM MARGA DI DALAM RAS TIONGHUA
a. Gouw
b. Lim
c. Yuan
d. Cao
e. Lu
f. Zhang
g. Liu
3. SIFAT-SIFAT RAKYAT TIONGHUA
i. Rakyat tionghua tidak senang di puji selalu merendah karena terbawa dengan zaman leluhur nenek moyang dari pendahulu-pendahulu tersebut yang demikian memiliki sifat tersebut.
ii. Rakyat suku ras tionghua sangat suka sekali minum the sehingga saat musim panas tiba rakyat tionghua selalu mendirikan festival meracik teh karena bagi rakyat tionghua meminum the dapat menenangkan diri.
iii. Rakyat tionghua selalu berlatih yoga karena bagi dia berlatih yoga akan mengurangi beban pikiran dan menyelaraskan kehidupan, mengatur emosi dan memberikan ketenangan batin.
4. HARI-HARI SPESIAL BAGI RAKYAT TIONGHUA
HARI IMLEK
Bagi rakyat tionghua hari ini untuk memperingati pergantian tahun/tahun baru ini merupakan hari dimana setiap kerabat-kerabatnya atau kluarga besarnya memberikan amplop yang berwarna merah atau bias dipanggil dengan nama angpau.Itu pun kalau yang sudah berkeluarga karena jika kerabat ada yang belum menikah dan mengasih angpau akan berat jodoh mitosnya.
Dan dihari inipun rakyat tionghua harus membikin kue keranjang karena mitosnya kue keranjang akan memberikan hoki di tahun yang baru.
HARI KUE BULAN (moon cake)
Hari ini diperingati oleh rakyat tionghua sebagai penghormatan kepada dewa langit yang dimana pada saat bulan purnama terjadi dengan memberikan kue bulan ke altar Dewa Langit sebagai tanda penghormatan terhadap dewa langit.
PENUTUP
Dengan ini selesai sudah tugas saya tentang meneliti ras tionghua.smoga dgan adanya info tentang hal-hal ini smoga meberikan kesan keunikan tersendiri bagi pembaca terima kasih.
KESIMPULAN
Rakyat tionghua memiliki cirrikhas tersendiri terutama dalam bersifat, kebiasaan dan merayakan hari-hari spesialnya. dan masih banyak lagi cirri khas tersendiri yang di miliki ras tionghua dan juga masih banyak juga keunikan setiap ras yang ada di Indonesia termasuk ras tionghua.
Langganan:
Postingan (Atom)